DA

Pusat panduan merek

Kode Error Controller Refrigerasi & Cold Storage Danfoss

Lihat arti kode error dan alarm controller refrigerasi & cold storage Danfoss berdasarkan index yang tersedia, serta langkah awal yang aman.

39 kode dalam katalog3 artikel tersediaController Refrigerasi & Cold Storage jenis perangkat

Profil Danfoss

Gambaran Sistem dan Penggunaan

Halaman ini menyajikan kode diagnostik dan alarm yang muncul pada controller refrigerasi & cold storage merek Danfoss berdasarkan index yang tersedia. Tujuannya membantu Anda mengenali arti kode di layar controller sebelum menentukan langkah awal yang aman. Karena controller Danfoss mencakup banyak seri untuk cold room, display case, dan unit pendingin komersial, tidak semua kode berlaku pada setiap model. Label model, versi firmware, dan konfigurasi probe menentukan kode mana yang benar-benar ditampilkan.

Index yang kami gunakan terdiri dari kode error E1–E20 dan kode alarm A1–A10, ditambah serangkaian kode alarm singkat seperti HiA, LoA, doA, SEA, CA, CoA, FA, dEA, dan PF. Kode E umumnya menunjukkan kondisi yang membuat sistem berhenti atau tidak bisa berjalan normal, misalnya probe tidak terbaca, tekanan ekstrem, atau kompresor overload. Kode A dan kode singkat biasanya berupa peringatan operasional, seperti suhu tinggi, pintu terbuka, atau gangguan daya, yang perlu ditangani agar produk tetap aman.

Sebelum menyimpulkan kerusakan, cocokkan dulu kode yang muncul dengan buku manual controller Anda. Catat kode, kondisi lampu indikator LED, dan suhu ruangan saat alarm muncul. Jangan melakukan pekerjaan pada sirkuit listrik, refrigeran, atau kompresor jika Anda bukan teknisi bersertifikat. Pemeriksaan internal harus ditangani personel berwenang sesuai prosedur manual Danfoss.

Halaman ini tidak menggantikan manual resmi atau layanan servis profesional. Jika kode yang Anda lihat tidak terdaftar di index, atau alarm terus berulang meski tindakan awal sudah dilakukan, segera hubungi teknisi resmi untuk pengecekan lebih lanjut.

Umum digunakan untukCold storage dan chiller room untuk penyimpanan daging, susu, dan produk segar.Display case serta rak pendingin di supermarket dan minimarket.Dapur komersial dan restoran dengan kebutuhan suhu ketat.Farmasi dan laboratorium yang menyimpan vaksin atau bahan sensitif suhu.Pabrik pengolahan makanan dengan ruang pendingin produksi.
ERR

Bahasa diagnostik

Karakteristik Sistem Kode

Sistem kode pada controller Danfoss dalam index terbagi menjadi tiga gaya. Kode error numerik E1–E8 mengindikasikan probe suhu yang tidak terbaca, sedangkan E9–E10 berkaitan dengan tekanan sistem dari sakelar tekanan. Kode E11–E15 mencakup beban kompresor, kipas kondenser, urutan fasa, suhu buang kompresor, dan tekanan oli. E16 menyoroti superheat, E17 menunjukkan katup ekspansi elektronik (EEV), dan E18–E20 berhubungan dengan komunikasi antarmodul, memori konfigurasi (EEPROM), serta jam real-time (real-time clock).

Kode alarm A1–A10 memberi peringatan suhu ruangan atau produk, pintu terbuka, suhu kondenser, kegagalan kompresor, kipas, defrost, dan gangguan daya. Selain itu ada kode singkat tiga huruf seperti HiA, LoA, doA, SEA, CA, CoA, FA, dEA, dan PF yang menyampaikan pesan serupa dalam format ringkas. Penamaan dan ketersediaan kode dapat berbeda antar model, sehingga pencocokan manual tetap diperlukan.

Mulai di sini

Kode yang Sering Menjadi Rujukan

Pola diagnosis

Kelompok Masalah pada Merek Ini

Gangguan pembacaan probe dan sensor

Kumpulan kode ini muncul saat controller tidak menerima sinyal valid dari probe suhu ruangan, evaporator, kondenser, produk, hisap, buang, atau transduser tekanan. Penyebabnya bisa kabel putus, probe korosi, sambungan longgar, atau nilai di luar rentang kalibrasi. Periksa sambungan kabel dari luar unit dan pastikan probe tidak tertutup es atau kotoran; penggantian probe sebaiknya dilakukan teknisi.

E1E2E3E4E5E6E7E8SEA

Tekanan refrigeran dan proteksi termal

Kode ini menandakan tekanan tinggi atau rendah, suhu buang kompresor berlebih, superheat tidak normal, atau alarm suhu kondenser. Kondisi tersebut bisa disebabkan kipas kondenser kotor, aliran udara terhalang, kekurangan refrigeran, atau katup ekspansi tidak bekerja optimal. Tindakan awal yang aman adalah membersihkan kipas dan sirip, serta memastikan ventilasi tidak terhalang.

E9E10E14E16HiALoACA

Kompresor, kipas, dan kelistrikan

Kelompok ini mencakup overload kompresor, beban kipas kondenser, urutan fasa salah, tekanan oli rendah, serta alarm kompresor dan kipas tidak berjalan. Penyebabnya bisa ketegangan listrik tidak stabil, kontaktor aus, motor macet, atau pelumas tidak mencukupi. Pemeriksaan tegangan dan komponen kelistrikan harus dilakukan teknisi bersertifikat.

E11E12E13E15A7A8CoAFA

Controller, komunikasi, dan konfigurasi

Kode ini berkaitan dengan EEV tidak merespons, komunikasi antarmodul terganggu, memori EEPROM rusak, atau jam real-time dan baterai backup bermasalah. Biasanya memerlukan pengecekan kabel komunikasi, reset parameter sesuai manual, atau penggantian modul controller. Jangan mengubah parameter tanpa memahami fungsinya karena dapat mengganggu siklus pendinginan.

E17E18E19E20

Alarm operasional ruang pendingin

Peringatan ini muncul akibat suhu ruangan atau produk tinggi atau rendah, pintu terbuka terlalu lama, defrost gagal, atau gangguan daya. Meski tidak selalu menghentikan kompresor, kondisi ini berisiko merusak produk jika tidak segera ditangani. Tutup pintu rapat, periksa penyebab kenaikan suhu, dan pastikan suplai listrik stabil.

A1A2A3A4A5A6A9A10doAdEAPF

Jaga performa

Panduan Perawatan

  • Bersihkan probe suhu secara rutin agar tidak tertutup es atau kotoran.
  • Periksa karet pintu cold storage dan pastikan pintu menutup rapat.
  • Bersihkan sirip evaporator dan kondenser untuk menjaga aliran udara.
  • Catat suhu ruangan secara berkala untuk deteksi dini penyimpangan.
  • Periksa kondisi kabel dan sambungan probe dari luar panel controller.
  • Pastikan ruangan controller terlindung dari air dan kelembapan berlebih.
  • Jadwalkan pembersihan saluran pembuangan evaporator agar tidak tersumbat.
  • Periksa tegangan listrik dan stabilizer sesuai spesifikasi unit.

Sebelum menghubungi servis

Siapkan Informasi untuk Dukungan

Saat menghubungi bantuan teknis, siapkan label model controller, nomor seri, dan versi firmware atau parameter yang tampil di layar. Catat kode error atau alarm persis seperti yang tertulis, termasuk huruf besar atau kecil dan pola kedipan lampu indikator LED jika ada. Informasi ini mempercepat pencocokan dengan manual Danfoss dan menghindari tafsir yang keliru.

Jangan membuka panel listrik, menyentuh terminal hidup, atau menangani refrigeran sendiri. Pemeriksaan tekanan sistem, penggantian kompresor, dan perbaikan instalasi listrik harus dilakukan oleh teknisi atau personel berwenang sesuai prosedur keselamatan. Gunakan halaman ini hanya sebagai rujukan awal, bukan sebagai pengganti manual resmi atau layanan servis profesional.

Jawaban cepat

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pertanyaan dan jawaban ditampilkan lengkap agar mudah dipindai tanpa langkah tambahan.

Apa beda kode E dan A pada controller Danfoss?

Kode E biasanya menandakan kondisi yang membuat sistem berhenti atau tidak bisa berjalan normal, seperti probe rusak atau kompresor overload. Kode A adalah alarm peringatan operasional, misalnya suhu melebihi batas atau pintu terbuka, yang sering masih memungkinkan unit berjalan tetapi perlu segera ditangani.

Mengapa muncul E18 dan unit tidak merespons tombol?

E18 menunjukkan komunikasi antar modul controller terganggu. Periksa sambungan kabel komunikasi dan daya pada modul dari luar; jika tidak membaik, modul atau kabel mungkin perlu diperiksa teknisi.

Apakah saya boleh mengganti probe suhu sendiri jika muncul E1 atau E2?

Anda boleh memeriksa sambungan kabel dan kebersihan probe dari luar. Namun penggantian probe, kalibrasi, dan pengaturan parameter sebaiknya dilakukan teknisi agar pembacaan suhu kembali akurat.

Bagaimana jika controller menampilkan HiA atau LoA?

HiA berarti suhu zona terlalu tinggi, sedangkan LoA berarti terlalu rendah. Periksa pintu, beban produk, dan suhu setpoint. Jika suhu tidak kembali normal dalam waktu singkat, hubungi teknisi.

Mengapa alarm PF muncul setelah pemadaman listrik?

PF menandakan gangguan daya atau tegangan tidak normal. Setelah listrik kembali, controller biasanya akan mencatat kejadian tersebut. Periksa stabilizer dan siapkan catatan waktu kejadian untuk teknisi.

Apakah reset controller bisa menghilangkan semua kode error?

Reset mungkin menghapus tampilan kode, tetapi jika penyebabnya belum diperbaiki kode akan muncul lagi. Selain itu, reset bisa menghapus pengaturan, jadi lakukan hanya sesuai manual.

Seberapa sering cold storage perlu pemeriksaan rutin?

Pemeriksaan visual probe, pintu, dan kebersihan sirip sebaiknya dilakukan mingguan, sedangkan pemeliharaan menyeluruh oleh teknisi dijadwalkan setiap 3–6 bulan tergantung intensitas operasi.

Mengapa kode A3 atau doA muncul padahal pintu sudah ditutup?

Sensor pintu mungkin kotor, longgar, atau magnet penutup tidak sejajar. Bersihkan area sensor dan periksa posisi magnet dari luar. Jika masalah berlanjut, hubungi teknisi.

Bantuan dari produsen

Kontak & Dukungan Resmi Danfoss

Gunakan kanal resmi berikut untuk bantuan produk, konfirmasi layanan, dan pencarian pusat servis Danfoss.

Terverifikasi

Call center

PT Eskimo Wieraperdana: +62 813-1931-1988 / PT Pagoda Sakti Prima Refrigerasi: +62 21 6591 763

Catatan kanal: Danfoss memublikasikan dua RefCare partner di Indonesia. Daftar tersebut berfokus pada layanan kompresor BOCK/RefCare; kebutuhan dukungan controller harus dikonfirmasi melalui formulir Danfoss atau ditanyakan kepada partner sebelum kunjungan.

Informasi diperiksa pada 2 Agustus 2026. Nomor dan jam layanan dapat berubah; konfirmasikan kembali di situs resmi.

Cari kode spesifik

Direktori Seluruh Kode Error

Masukkan kode pada filter atau pilih kartu untuk membuka panduan lengkap.

E1

Sensor suhu ruangan tidak terbaca atau nilainya tidak valid.

Buka panduan
E2

Sensor suhu evaporator tidak terbaca atau nilainya tidak valid.

Buka panduan
E3

Sensor suhu kondenser tidak terbaca atau nilainya tidak valid.

Buka panduan
E4

Sensor suhu produk tidak terbaca atau nilainya tidak valid.

Sedang disiapkan
E5

Sensor suhu tambahan atau aksesori tidak terbaca.

Sedang disiapkan
E6

Sensor tekanan atau transduser suhu tidak terbaca.

Sedang disiapkan
E7

Sensor suhu hisap tidak terbaca atau nilainya tidak valid.

Sedang disiapkan
E8

Sensor suhu buang tidak terbaca atau nilainya tidak valid.

Sedang disiapkan
E9

Tekanan tinggi sistem terdeteksi oleh sakelar tekanan.

Sedang disiapkan
E10

Tekanan rendah sistem terdeteksi oleh sakelar tekanan.

Sedang disiapkan
E11

Kompresor mengalami beban berlebih atau arus terlalu tinggi.

Sedang disiapkan
E12

Kipas kondenser mengalami beban berlebih atau tidak berputar.

Sedang disiapkan
E13

Urutan fasa salah atau salah satu fasa listrik hilang.

Sedang disiapkan
E14

Suhu buang kompresor melebihi batas aman.

Sedang disiapkan
E15

Tekanan oli tidak mencukupi atau differential pressure oli rendah.

Sedang disiapkan
E16

Superheat refrigerasi di luar rentang kerja yang aman.

Sedang disiapkan
E17

Katup ekspansi elektronik (EEV) tidak merespons atau macet.

Sedang disiapkan
E18

Komunikasi antar modul controller terganggu atau terputus.

Sedang disiapkan
E19

Memori konfigurasi controller (EEPROM) rusak atau tidak valid.

Sedang disiapkan
E20

Jam real-time atau baterai backup controller bermasalah.

Sedang disiapkan
A1

Suhu ruangan atau produk melebihi batas alarm tinggi.

Sedang disiapkan
A2

Suhu ruangan atau produk turun di bawah batas alarm rendah.

Sedang disiapkan
A3

Pintu cold storage terbuka terlalu lama.

Sedang disiapkan
A4

Suhu produk melebihi batas alarm tinggi.

Sedang disiapkan
A5

Suhu produk turun di bawah batas alarm rendah.

Sedang disiapkan
A6

Suhu kondenser melebihi batas alarm yang diizinkan.

Sedang disiapkan
A7

Kompresor gagal start atau tidak berjalan sesuai perintah.

Sedang disiapkan
A8

Kipas evaporator atau kondenser tidak berputar.

Sedang disiapkan
A9

Proses defrost tidak berhasil atau berlangsung terlalu lama.

Sedang disiapkan
A10

Tegangan listrik tidak normal atau daya pernah padam.

Sedang disiapkan
HiA

Alarm suhu tinggi terdeteksi pada zona refrigerasi.

Normalisasi: HIA
Sedang disiapkan
LoA

Alarm suhu rendah terdeteksi pada zona refrigerasi.

Normalisasi: LOA
Sedang disiapkan
doA

Alarm pintu terbuka terlalu lama pada ruang pendingin.

Normalisasi: DOA
Sedang disiapkan
SEA

Alarm kesalahan salah satu sensor suhu atau tekanan.

Sedang disiapkan
CA

Alarm suhu kondenser tinggi atau kipas kondenser bermasalah.

Sedang disiapkan
CoA

Alarm kegagalan kompresor atau overload kompresor.

Normalisasi: COA
Sedang disiapkan
FA

Alarm kegagalan kipas evaporator atau kondenser.

Sedang disiapkan
dEA

Alarm defrost gagal atau waktu defrost melebihi batas.

Normalisasi: DEA
Sedang disiapkan
PF

Alarm gangguan daya atau tegangan listrik tidak normal.

Sedang disiapkan