TR

Pusat panduan merek

Kode Error Chiller Trane

Lihat arti kode error chiller Trane berdasarkan index yang tersedia, termasuk kode tekanan, suhu, kelistrikan, dan proteksi kompresor.

96 kode dalam katalog3 artikel tersediaChiller jenis perangkat

Profil Trane

Gambaran Sistem dan Penggunaan

Halaman ini menyajikan daftar kode diagnostik yang muncul pada chiller Trane berdasarkan index yang tersedia. Chiller merupakan peralatan pendingin air komersial yang bekerja dengan siklus refrigerasi, pompa sirkulasi, dan kontroler terintegrasi. Kode yang ditampilkan di panel berfungsi sebagai petunjuk awal bagi teknisi atau operator sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Karena chiller bersifat permanen dan terhubung pada instalasi listrik serta pipa industri, interpretasi kode harus disesuaikan dengan model spesifik. Index ringkas ini tidak memuat product family, sehingga arti kode dapat berbeda antar seri meskipun tulisannya sama. Selalu cocokkan dengan manual unit untuk memastikan prosedur yang tepat.

Beberapa kode mengindikasikan kondisi operasional sementara, sementara lainnya menunjukkan kondisi kritis yang memerlukan penghentian segera. Pemeriksaan tekanan refrigeran, suhu, tegangan listrik, dan aliran air harus dilakukan oleh personel yang berwenang sesuai standar keselamatan.

Panduan di sini tidak menggantikan manual servis resmi. Jika kode menunjukkan risiko pada kompresor, kelistrikan, atau proteksi pembekuan, hentikan unit melalui prosedur isolasi yang benar dan hubungi teknisi bersertifikat.

Umum digunakan untukPendinginan gedung komersial dan perkantoranSistem HVAC industri dan fasilitas produksiRumah sakit dan laboratorium dengan beban pendingin stabilHotel dan pusat perbelanjaan dengan operasi berkelanjutan
ERR

Bahasa diagnostik

Karakteristik Sistem Kode

Kode dalam index menggunakan label deskriptif berbasis bahasa Inggris yang menggambarkan kondisi kerja atau letak gangguan. Pola yang terlihat meliputi tekanan rendah atau tinggi pada evaporator dan kondensor, suhu kompresor dan oli, aliran air, serta kesalahan sensor. Sebagian kode berkaitan dengan proteksi internal unit seperti anti-surge, freeze protection, dan anti-recycle.

Selain kode mekanis dan termal, muncul juga kode yang berkaitan dengan sistem penggerak variabel (VSD/AFD) dan komunikasi inverter. Kode kelistrikan mencakup tegangan suplai, fasa, ground fault, dan arus berlebih. Karena chiller Trane dapat memiliki variasi kontroler antargenerasi, jangan asumsikan semua kode tersedia pada setiap unit.

Kode status seperti REMOTE SHUTDOWN, EMERGENCY STOP, dan UNIT DISABLED biasanya berasal dari perintah eksternal atau pengaturan kontrol, bukan kerusakan komponen. Pembedaan ini penting agar tindakan perbaikan tidak mengarah pada komponen yang sebenarnya normal.

Mulai di sini

Kode yang Sering Menjadi Rujukan

Pola diagnosis

Kelompok Masalah pada Merek Ini

Tekanan dan Suhu Refrigeran

Kelompok ini mencakup kode yang menunjukkan kondisi siklus refrigeran di luar batas operasi, seperti tekanan evaporator atau kondensor yang terlalu rendah maupun tinggi, suhu superheat tidak normal, serta proteksi pembekuan. Kode-kode ini sering berkaitan dengan aliran refrigeran, kondisi kumparan, atau pengaturan expansion valve.

LOW EVAPORATOR PRESSUREHIGH CONDENSER PRESSURELOW SUCTION PRESSUREHIGH SUCTION PRESSURELOW DISCHARGE PRESSUREHIGH DISCHARGE PRESSURELOW SUPERHEATHIGH SUPERHEATEVAPORATOR FREEZE PROTECTIONLOW REFRIGERANT CHARGE

Pelumasan dan Oli Kompresor

Kode dalam kelompok ini berkaitan dengan kondisi oli pelumas kompresor, mulai dari tekanan dan suhu oli, level rendah, gangguan pompa oli, hingga filter yang tersumbat. Oli yang tidak optimal dapat mempercepat keausan kompresor, sehingga perlu penanganan teknisi sesegera mungkin.

LOW OIL PRESSUREHIGH OIL TEMPERATURELOW OIL TEMPERATURELOW OIL LEVELOIL RETURN FAULTOIL PUMP FAULTOIL FILTER DIFFERENTIAL HIGHLOW OIL DIFFERENTIAL PRESSURE

Kelistrikan dan Suplai Daya

Kelompok ini berisi kode yang mengindikasikan gangguan pada suplai listrik tiga fasa, tegangan tidak stabil, arus berlebih, serta arus bocor ke tanah. Kode-kode ini menunjukkan risiko pada sistem kelistrikan dan biasanya memerlukan pemeriksaan oleh personel yang berwenang.

PHASE LOSSPHASE REVERSALLOW LINE VOLTAGEHIGH LINE VOLTAGEGROUND FAULTCONTROL VOLTAGE LOWCIRCUIT BREAKER TRIPCOMPRESSOR OVERCURRENT

Sistem Penggerak dan Inverter

Kode ini muncul pada unit yang menggunakan Variable Speed Drive (VSD), Adaptive Frequency Drive (AFD), atau inverter untuk mengatur kecepatan kompresor. Gangguan dapat berupa komunikasi terputus, arus atau tegangan DC bus tidak normal, serta suhu inverter berlebih.

VSD FAULTAFD FAULTINVERTER COMMUNICATION FAULTINVERTER OVERCURRENTINVERTER OVERVOLTAGEINVERTER UNDERVOLTAGEINVERTER OVERTEMPERATUREDC BUS VOLTAGE FAULTPRECHARGE FAULT

Aliran Air dan Pompa

Kelompok ini menunjukkan masalah pada sirkuit air dingin maupun air kondensor, seperti pompa yang gagal, aliran tidak mencukupi, atau proteksi pembekuan pada pipa. Periksa kondisi pompa, katup, dan kebersihan strainer melalui prosedur yang aman.

CHILLED WATER FLOW LOSSCONDENSER WATER FLOW LOSSCHILLED WATER PUMP FAILURECONDENSER WATER PUMP FAILURELOW CONDENSER WATER TEMPERATUREFREEZE STAT TRIP

Jaga performa

Panduan Perawatan

  • Periksa tekanan dan suhu air dingin serta air kondensor sesuai spesifikasi unit.
  • Bersihkan filter strainer pada sirkuit air secara rutin agar aliran tidak terhambat.
  • Pastikan kipas kondensor dan area di sekelilingnya bebas debu serta tidak terhalang.
  • Periksa level oli kompresor melalui sight glass bila unit dilengkapi.
  • Catat kode error, waktu kejadian, dan kondisi operasi sebelum menghubungi teknisi.
  • Pastikan ruang mesin memiliki ventilasi cukup dan suhu lingkungan sesuai batas operasi.
  • Periksa panel listrik dari luar untuk tanda-tanda bekas panas atau bunyi tidak normal; jangan membuka panel hidup.
  • Jadwalkan kalibrasi sensor suhu dan tekanan sesuai pengingat perawatan pabrik.

Sebelum menghubungi servis

Siapkan Informasi untuk Dukungan

Saat mencari bantuan teknis, siapkan nama model lengkap, nomor seri, dan kode error yang muncul beserta urutan kejadian. Informasi ini memungkinkan teknisi membawa suku cadang dan dokumen yang sesuai sebelum datang ke lokasi.

Manual operasi dan servis resmi adalah acuan utama untuk menentukan prosedur reset, batas tekanan, dan langkah isolasi yang benar. Jangan mengandalkan daftar kode umum untuk mengambil keputusan penggantian komponen pada chiller komersial.

Untuk gangguan yang melibatkan kelistrikan utama, refrigeran, kompresor, atau proteksi keamanan, hentikan unit sesuai prosedur isolasi yang tersedia dan serahkan pemeriksaan internal kepada personel bersertifikat.

Jawaban cepat

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pertanyaan dan jawaban ditampilkan lengkap agar mudah dipindai tanpa langkah tambahan.

Apa arti kode CHILLED WATER FLOW LOSS pada chiller Trane?

Kode ini menandakan pompa air dingin tidak mengalir atau switch aliran terbuka. Periksa kondisi pompa, posisi katup, dan tekanan sistem air dari luar unit. Jika masalah berlanjut, hubungi teknisi untuk memeriksa sirkuit hidrolik.

Mengapa kode HIGH CONDENSER PRESSURE muncul?

Tekanan di kondensor melebihi batas aman. Penyebab umum meliputi aliran air kondensor tidak cukup, kipas kondensor bermasalah, atau kondensor kotor. Pastikan tidak ada halangan di sekitar kipas, lalu serahkan pemeriksaan tekanan dan refrigeran kepada teknisi.

Apakah kode SURGE DETECTED berbahaya?

Ya, fenomena surge pada kompresor sentrifugal dapat merusak kompresor. Sistem anti-surge biasanya aktif otomatis untuk melindungi unit, tetapi kejadian ini tetap perlu dievaluasi teknisi agar tidak berulang.

Bagaimana membedakan kode error dengan status disable?

Kode seperti UNIT DISABLED, REMOTE SHUTDOWN, atau EMERGENCY STOP menunjukkan perintah nonaktif dari panel atau sinyal eksternal, bukan kerusakan komponen. Periksa pengaturan kontrol dan sirkuit emergency stop sebelum menyimpulkan ada komponen rusak.

Kapan harus menghentikan chiller segera?

Hentikan unit sesegera mungkin jika muncul kode phase loss, ground fault, compressor overcurrent, high discharge temperature, atau emergency stop. Gunakan prosedur isolasi sesuai manual dan jangan mencoba memperbaiki kelistrikan utama sendiri.

Apakah boleh mengisi ulang refrigeran sendiri?

Tidak. Pengisian refrigeran harus dilakukan teknisi bersertifikat sesuai peraturan dan prosedur keselamatan. Pengisian yang tidak tepat dapat merusak kompresor dan membahayakan keselamatan.

Mengapa sensor sering dilaporkan fault?

Sensor dapat gagal karena kabel longgar, korosi, drift kalibrasi, atau kondensasi. Kode fault sensor menunjukkan nilai di luar jangkauan atau tidak wajar. Kalibrasi atau penggantian sensor sebaiknya dilakukan oleh teknisi.

Apa yang harus dicatat saat kode muncul?

Catat kode yang tampil, waktu kejadian, suhu air masuk dan keluar, tekanan refrigeran jika tersedia di panel, serta kondisi operasi sebelumnya. Data ini sangat membantu teknisi saat mendiagnosis.

Bantuan dari produsen

Kontak & Dukungan Resmi Trane

Gunakan kanal resmi berikut untuk bantuan produk, konfirmasi layanan, dan pencarian pusat servis Trane.

Terverifikasi

Call center

021 3950 5200

Catatan kanal: PT Trane Indonesia memiliki kantor di Jakarta, Bali, dan Surabaya. Formulir resmi dapat digunakan untuk penjualan, service and maintenance, repair, spare parts, serta pertanyaan teknis.

Informasi diperiksa pada 2 Agustus 2026. Nomor dan jam layanan dapat berubah; konfirmasikan kembali di situs resmi.

Cari kode spesifik

Direktori Seluruh Kode Error

Masukkan kode pada filter atau pilih kartu untuk membuka panduan lengkap.

CHILLED WATER FLOW LOSS

Pompa air dingin tidak mengalir atau switch aliran terbuka.

Normalisasi: CHILLEDWATERFLOWLOSS
Buka panduan
CONDENSER WATER FLOW LOSS

Air kondensor tidak mengalir sesuai kebutuhan unit.

Normalisasi: CONDENSERWATERFLOWLOSS
Buka panduan
LOW EVAPORATOR PRESSURE

Tekanan di evaporator turun di bawah batas aman.

Normalisasi: LOWEVAPORATORPRESSURE
Buka panduan
HIGH CONDENSER PRESSURE

Tekanan di kondensor naik di atas batas aman.

Normalisasi: HIGHCONDENSERPRESSURE
Sedang disiapkan
LOW OIL PRESSURE

Tekanan oli pelumas kompresor di bawah batas.

Normalisasi: LOWOILPRESSURE
Sedang disiapkan
HIGH DISCHARGE TEMPERATURE

Suhu discharge kompresor terlalu tinggi.

Normalisasi: HIGHDISCHARGETEMPERATURE
Sedang disiapkan
LOW SUCTION TEMPERATURE

Suhu suction kompresor terlalu rendah.

Normalisasi: LOWSUCTIONTEMPERATURE
Sedang disiapkan
HIGH OIL TEMPERATURE

Suhu oli kompresor terlalu tinggi.

Normalisasi: HIGHOILTEMPERATURE
Sedang disiapkan
LOW OIL TEMPERATURE

Suhu oli kompresor terlalu rendah.

Normalisasi: LOWOILTEMPERATURE
Sedang disiapkan
MOTOR WINDING TEMPERATURE HIGH

Suhu gulungan motor kompresor melebihi batas.

Normalisasi: MOTORWINDINGTEMPERATUREHIGH
Sedang disiapkan
COMPRESSOR OVERCURRENT

Arus kompresor melebihi batas yang diizinkan.

Normalisasi: COMPRESSOROVERCURRENT
Sedang disiapkan
PHASE LOSS

Salah satu fasa listrik hilang.

Normalisasi: PHASELOSS
Sedang disiapkan
PHASE REVERSAL

Urutan fasa listrik terbalik.

Normalisasi: PHASEREVERSAL
Sedang disiapkan
LOW LINE VOLTAGE

Tegangan suplai turun di bawah batas operasi.

Normalisasi: LOWLINEVOLTAGE
Sedang disiapkan
HIGH LINE VOLTAGE

Tegangan suplai naik di atas batas operasi.

Normalisasi: HIGHLINEVOLTAGE
Sedang disiapkan
GROUND FAULT

Terdeteksi arus ke tanah pada kelistrikan unit.

Normalisasi: GROUNDFAULT
Sedang disiapkan
CONTROL VOLTAGE LOW

Tegangan catu daya kontrol terlalu rendah.

Normalisasi: CONTROLVOLTAGELOW
Sedang disiapkan
STARTER FAULT

Rangkaian starter kompresor tidak berfungsi normal.

Normalisasi: STARTERFAULT
Sedang disiapkan
CIRCUIT BREAKER TRIP

Pemutus arus utama terpisah karena beban berlebih atau gangguan.

Normalisasi: CIRCUITBREAKERTRIP
Sedang disiapkan
VSD FAULT

Variable Speed Drive (penggerak kecepatan variabel) mengalami gangguan internal.

Normalisasi: VSDFAULT
Sedang disiapkan
AFD FAULT

Penggerak frekuensi adaptif (AFD) melaporkan gangguan internal.

Normalisasi: AFDFAULT
Sedang disiapkan
INVERTER COMMUNICATION FAULT

Komunikasi antara kontroler dan inverter terganggu.

Normalisasi: INVERTERCOMMUNICATIONFAULT
Sedang disiapkan
INVERTER OVERCURRENT

Arus keluaran inverter melebihi batas aman.

Normalisasi: INVERTEROVERCURRENT
Sedang disiapkan
INVERTER OVERVOLTAGE

Tegangan DC bus inverter melebihi batas.

Normalisasi: INVERTEROVERVOLTAGE
Sedang disiapkan
INVERTER UNDERVOLTAGE

Tegangan DC bus inverter di bawah batas.

Normalisasi: INVERTERUNDERVOLTAGE
Sedang disiapkan
INVERTER OVERTEMPERATURE

Suhu inverter terlalu tinggi.

Normalisasi: INVERTEROVERTEMPERATURE
Sedang disiapkan
DC BUS VOLTAGE FAULT

Tegangan bus DC penggerak tidak normal.

Normalisasi: DCBUSVOLTAGEFAULT
Sedang disiapkan
PRECHARGE FAULT

Rangkaian precharge DC tidak selesai dengan benar.

Normalisasi: PRECHARGEFAULT
Sedang disiapkan
COMPRESSOR CURRENT IMBALANCE

Arus antarfasa kompresor tidak seimbang.

Normalisasi: COMPRESSORCURRENTIMBALANCE
Sedang disiapkan
SURGE DETECTED

Terdeteksi fenomena surge pada kompresor sentrifugal.

Normalisasi: SURGEDETECTED
Sedang disiapkan
ANTI-SURGE ACTIVE

Sistem antisurge aktif untuk mencegah kerusakan kompresor.

Normalisasi: ANTISURGEACTIVE
Sedang disiapkan
EVAPORATOR FREEZE PROTECTION

Proteksi pembekuan evaporator aktif karena suhu terlalu rendah.

Normalisasi: EVAPORATORFREEZEPROTECTION
Sedang disiapkan
LOW SUPERHEAT

Superheat rendah menandakan kemungkinan liquid slug.

Normalisasi: LOWSUPERHEAT
Sedang disiapkan
HIGH SUPERHEAT

Superheat tinggi menandakan aliran refrigeran tidak cukup.

Normalisasi: HIGHSUPERHEAT
Sedang disiapkan
LOW REFRIGERANT CHARGE

Muatan refrigeran dalam sistem kurang.

Normalisasi: LOWREFRIGERANTCHARGE
Sedang disiapkan
REFRIGERANT LEAK DETECTED

Sistem mendeteksi kebocoran refrigeran.

Normalisasi: REFRIGERANTLEAKDETECTED
Sedang disiapkan
LOW OIL LEVEL

Level oli dalam tangki kompresor terlalu rendah.

Normalisasi: LOWOILLEVEL
Sedang disiapkan
OIL RETURN FAULT

Oli tidak kembali ke kompresor dengan baik.

Normalisasi: OILRETURNFAULT
Sedang disiapkan
OIL PUMP FAULT

Pompa oli kompresor tidak berfungsi normal.

Normalisasi: OILPUMPFAULT
Sedang disiapkan
OIL FILTER DIFFERENTIAL HIGH

Tekanan diferensial filter oli tinggi.

Normalisasi: OILFILTERDIFFERENTIALHIGH
Sedang disiapkan
EXV STEP MOTOR FAULT

Motor step electronic expansion valve (EXV) tidak merespons.

Normalisasi: EXVSTEPMOTORFAULT
Sedang disiapkan
EXV SUPERHEAT LOW

Superheat yang dikontrol EXV terlalu rendah.

Normalisasi: EXVSUPERHEATLOW
Sedang disiapkan
EXV SUPERHEAT HIGH

Superheat yang dikontrol EXV terlalu tinggi.

Normalisasi: EXVSUPERHEATHIGH
Sedang disiapkan
ECONOMIZER FAULT

Sistem economizer tidak beroperasi normal.

Normalisasi: ECONOMIZERFAULT
Sedang disiapkan
HOT GAS BYPASS FAULT

Katup hot gas bypass tidak merespons perintah.

Normalisasi: HOTGASBYPASSFAULT
Sedang disiapkan
EVAPORATOR PRESSURE SENSOR FAULT

Sensor tekanan evaporator memberi nilai di luar jangkauan.

Normalisasi: EVAPORATORPRESSURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
CONDENSER PRESSURE SENSOR FAULT

Sensor tekanan kondensor memberi nilai di luar jangkauan.

Normalisasi: CONDENSERPRESSURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
SUCTION TEMPERATURE SENSOR FAULT

Sensor suhu suction memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: SUCTIONTEMPERATURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
DISCHARGE TEMPERATURE SENSOR FAULT

Sensor suhu discharge memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: DISCHARGETEMPERATURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
OIL PRESSURE SENSOR FAULT

Sensor tekanan oli memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: OILPRESSURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
OIL TEMPERATURE SENSOR FAULT

Sensor suhu oli memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: OILTEMPERATURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
MOTOR TEMPERATURE SENSOR FAULT

Sensor suhu motor memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: MOTORTEMPERATURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
AMBIENT TEMPERATURE SENSOR FAULT

Sensor suhu lingkungan memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: AMBIENTTEMPERATURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
LEAVING CHILLED WATER TEMP SENSOR FAULT

Sensor suhu air dingin keluar memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: LEAVINGCHILLEDWATERTEMPSENSORFAULT
Sedang disiapkan
ENTERING CHILLED WATER TEMP SENSOR FAULT

Sensor suhu air dingin masuk memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: ENTERINGCHILLEDWATERTEMPSENSORFAULT
Sedang disiapkan
LEAVING CONDENSER WATER TEMP SENSOR FAULT

Sensor suhu air kondensor keluar memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: LEAVINGCONDENSERWATERTEMPSENSORFAULT
Sedang disiapkan
ENTERING CONDENSER WATER TEMP SENSOR FAULT

Sensor suhu air kondensor masuk memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: ENTERINGCONDENSERWATERTEMPSENSORFAULT
Sedang disiapkan
FLOW SENSOR FAULT

Sensor aliran fluida memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: FLOWSENSORFAULT
Sedang disiapkan
LOW AMBIENT TEMPERATURE

Suhu lingkungan terlalu rendah untuk operasi normal.

Normalisasi: LOWAMBIENTTEMPERATURE
Sedang disiapkan
HIGH AMBIENT TEMPERATURE

Suhu lingkungan terlalu tinggi.

Normalisasi: HIGHAMBIENTTEMPERATURE
Sedang disiapkan
CONDENSER FAN FAULT

Kipas kondensor tidak berputar sesuai perintah.

Normalisasi: CONDENSERFANFAULT
Sedang disiapkan
CONDENSER FAN OVERLOAD

Relai overload kipas kondensor terpisah.

Normalisasi: CONDENSERFANOVERLOAD
Sedang disiapkan
FREEZE STAT TRIP

Thermostat proteksi pembekuan aktif.

Normalisasi: FREEZESTATTRIP
Sedang disiapkan
HIGH CONDENSER PRESSURE CUTOUT

Switch tekanan tinggi kondensor memutus sirkuit.

Normalisasi: HIGHCONDENSERPRESSURECUTOUT
Sedang disiapkan
LOW EVAPORATOR PRESSURE CUTOUT

Switch tekanan rendah evaporator memutus sirkuit.

Normalisasi: LOWEVAPORATORPRESSURECUTOUT
Sedang disiapkan
CHILLED WATER PUMP FAILURE

Pompa air dingin tidak berfungsi normal.

Normalisasi: CHILLEDWATERPUMPFAILURE
Sedang disiapkan
CONDENSER WATER PUMP FAILURE

Pompa air kondensor tidak berfungsi normal.

Normalisasi: CONDENSERWATERPUMPFAILURE
Sedang disiapkan
REMOTE SHUTDOWN

Unit dimatikan dari panel atau sinyal eksternal.

Normalisasi: REMOTESHUTDOWN
Sedang disiapkan
EMERGENCY STOP

Tombol stop darurat ditekan atau sirkuit terbuka.

Normalisasi: EMERGENCYSTOP
Sedang disiapkan
UNIT DISABLED

Unit dinonaktifkan oleh pengaturan kontrol.

Normalisasi: UNITDISABLED
Sedang disiapkan
ANTI-RECYCLE ACTIVE

Proteksi siklus pendek menahan start ulang kompresor.

Normalisasi: ANTIRECYCLEACTIVE
Sedang disiapkan
PUMP DOWN ACTIVE

Mode pump down sedang berlangsung.

Normalisasi: PUMPDOWNACTIVE
Sedang disiapkan
CONTROLLER COMMUNICATION LOSS

Komunikasi antarcontroller dalam unit terputus.

Normalisasi: CONTROLLERCOMMUNICATIONLOSS
Sedang disiapkan
REMOTE PANEL COMMUNICATION LOSS

Komunikasi dengan panel jarak jauh terputus.

Normalisasi: REMOTEPANELCOMMUNICATIONLOSS
Sedang disiapkan
MODBUS COMMUNICATION FAULT

Komunikasi jaringan Modbus terganggu.

Normalisasi: MODBUSCOMMUNICATIONFAULT
Sedang disiapkan
BACNET COMMUNICATION FAULT

Komunikasi jaringan BACnet terganggu.

Normalisasi: BACNETCOMMUNICATIONFAULT
Sedang disiapkan
WATCHDOG RESET

Controller mengalami reset oleh watchdog.

Normalisasi: WATCHDOGRESET
Sedang disiapkan
MEMORY ERROR

Memori controller mengalami kesalahan data.

Normalisasi: MEMORYERROR
Sedang disiapkan
REAL TIME CLOCK ERROR

Jam real-time controller tidak akurat atau gagal.

Normalisasi: REALTIMECLOCKERROR
Sedang disiapkan
CONFIGURATION ERROR

Konfigurasi parameter unit tidak sesuai.

Normalisasi: CONFIGURATIONERROR
Sedang disiapkan
CALIBRATION REQUIRED

Sensor atau output memerlukan kalibrasi ulang.

Normalisasi: CALIBRATIONREQUIRED
Sedang disiapkan
LOW SUCTION PRESSURE

Tekanan suction kompresor turun di bawah batas.

Normalisasi: LOWSUCTIONPRESSURE
Sedang disiapkan
HIGH SUCTION PRESSURE

Tekanan suction kompresor naik di atas batas.

Normalisasi: HIGHSUCTIONPRESSURE
Sedang disiapkan
LOW DISCHARGE PRESSURE

Tekanan discharge kompresor turun di bawah batas.

Normalisasi: LOWDISCHARGEPRESSURE
Sedang disiapkan
HIGH DISCHARGE PRESSURE

Tekanan discharge kompresor naik di atas batas.

Normalisasi: HIGHDISCHARGEPRESSURE
Sedang disiapkan
EVAPORATOR TEMPERATURE SENSOR FAULT

Sensor suhu evaporator memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: EVAPORATORTEMPERATURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
CONDENSER TEMPERATURE SENSOR FAULT

Sensor suhu kondensor memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: CONDENSERTEMPERATURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
SUCTION PRESSURE SENSOR FAULT

Sensor tekanan suction memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: SUCTIONPRESSURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
DISCHARGE PRESSURE SENSOR FAULT

Sensor tekanan discharge memberi nilai tidak wajar.

Normalisasi: DISCHARGEPRESSURESENSORFAULT
Sedang disiapkan
LOW CONDENSER WATER TEMPERATURE

Suhu air kondensor turun di bawah batas operasi.

Normalisasi: LOWCONDENSERWATERTEMPERATURE
Sedang disiapkan
LOW OIL DIFFERENTIAL PRESSURE

Selisih tekanan oli terlalu rendah.

Normalisasi: LOWOILDIFFERENTIALPRESSURE
Sedang disiapkan
MOTOR BEARING TEMPERATURE HIGH

Suhu bantalan motor melebihi batas aman.

Normalisasi: MOTORBEARINGTEMPERATUREHIGH
Sedang disiapkan
COMPRESSOR VIBRATION HIGH

Getaran kompresor melebihi batas yang diizinkan.

Normalisasi: COMPRESSORVIBRATIONHIGH
Sedang disiapkan
OIL HEATER FAULT

Pemanas oli kompresor tidak berfungsi normal.

Normalisasi: OILHEATERFAULT
Sedang disiapkan
OIL COOLER FAULT

Pendingin oli kompresor tidak berfungsi normal.

Normalisasi: OILCOOLERFAULT
Sedang disiapkan
SOFTWARE VERSION MISMATCH

Versi perangkat lunak controller tidak cocok.

Normalisasi: SOFTWAREVERSIONMISMATCH
Sedang disiapkan