DA

Pusat panduan merek

Kode Error Chiller Daikin

Lihat arti kode error chiller Daikin berdasarkan index yang tersedia dan pahami langkah awal yang aman sebelum menghubungi teknisi.

24 kode dalam katalog3 artikel tersediaChiller jenis perangkat

Profil Daikin

Gambaran Sistem dan Penggunaan

Halaman ini menyajikan daftar kode diagnostik pada chiller Daikin yang tersedia dalam final index. Chiller adalah unit pendingin air komersial yang memindahkan panas dari air pendingin ke refrigeran, lalu ke udara luar. Kode yang ditampilkan di sini terdiri dari seri E0–EF untuk berbagai proteksi operasional dan kerusakan komponen utama, serta seri AL1–AL9 untuk alarm sensor suhu pada titik-titik tertentu.

Setiap kode memberi petunjuk awal tentang area yang bermasalah, misalnya tekanan refrigeran, arus motor, aliran air, atau sensor suhu. Namun, arti tepat sebuah kode bisa berbeda antar seri chiller, terutama antara unit air-cooled, water-cooled, atau model dengan inverter. Karena itu, selalu cocokkan kode yang muncul dengan manual teknis sesuai nomor model pada nameplate unit.

Pemeriksaan yang aman untuk pengguna adalah mencatat kode, waktu kejadian, suhu air masuk dan keluar, serta indikator tekanan pada panel. Untuk pekerjaan yang menyentuh kompresor, refrigeran, kelistrikan tegangan tinggi, atau panel kontrol internal, serahkan kepada teknisi HVAC komersial yang berwenang. Jangan mencoba membuka casing atau melakukan reset berulang tanpa memahami risikonya.

Umum digunakan untukGedung perkantoran dan komersial dengan sistem pendinginan sentralFasilitas industri dan manufaktur yang memerlukan pendinginan prosesRuang server dan data center dengan beban panas tinggiHotel, rumah sakit, dan fasilitas publik dengan kebutuhan pendinginan besar
ERR

Bahasa diagnostik

Karakteristik Sistem Kode

Kode dalam index menggunakan format dua karakter. Seri E diikuti angka 0–9 atau huruf A–F mencakup proteksi operasional dan kerusakan komponen utama, seperti pembekuan air pendingin, sakel tekanan kompresor, overload motor, aliran air, pompa sirkulasi, kipas kondensor, komunikasi antar-controller, inverter, suhu discharge, superheat, serta memori EEPROM.

Seri AL diikuti angka 1–9 hanya berkaitan dengan sensor suhu pada titik masuk air pendingin, keluar air pendingin, udara luar, coil, suction, discharge, condensing, oil, dan evaporator. Tidak ada kode tiga karakter atau kode lain dalam index ini, sehingga pola tidak boleh digeneralisasi ke semua model chiller Daikin.

Mulai di sini

Kode yang Sering Menjadi Rujukan

Pola diagnosis

Kelompok Masalah pada Merek Ini

Proteksi pembekuan dan suhu operasional

Kelompok ini mencakup kode yang muncul ketika suhu atau kondisi operasi melampaui batas aman. Proteksi pembekuan air pendingin dan evaporator mencegah kerusakan akibat es, sementara kode suhu discharge dan superheat berkaitan dengan kondisi kompresor yang tidak normal.

E0E4EAEBEF

Proteksi tekanan refrigeran

Kode ini menunjukkan bahwa sakel tekanan tinggi atau rendah kompresor telah terpicu. Kondisi tersebut biasanya berkaitan dengan tekanan refrigeran di luar rentang normal, misalnya akibat kondensor kotor, aliran air tidak lancar, atau kekurangan refrigeran.

E1E2

Proteksi motor dan sirkulasi air

Kode dalam kelompok ini berkaitan dengan beban listrik pada motor kompresor, pompa sirkulasi air pendingin, dan kipas kondensor, serta indikasi saklar aliran air yang tidak terhubung. Gangguan ini sering disebabkan oleh arus berlebih, macet mekanis, atau gangguan kelistrikan.

E3E5E6E7

Gangguan sensor suhu

Seri AL1–AL9 dan kode EC menunjukkan sensor suhu pada berbagai titik tidak memberi pembacaan normal. Penyebabnya bisa kabel sensor putus, sensor lepas, atau perbedaan resistansi yang membuat controller tidak bisa membaca suhu dengan tepat.

AL1AL2AL3AL4AL5AL6AL7AL8AL9EC

Gangguan kontrol dan komunikasi

Kode ini mengindikasikan masalah pada sistem kontrol, seperti komunikasi antar-controller yang terputus, kesalahan memori EEPROM, atau gangguan pada unit inverter kompresor. Perbaikan biasanya memerlukan pemeriksaan pada wiring, modul kontrol, dan parameter sistem.

E8E9EE

Jaga performa

Panduan Perawatan

  • Periksa tekanan dan suhu air pendingin pada panel indikator secara rutin.
  • Pastikan aliran air sirkulasi lancar dan filter tidak tersumbat.
  • Bersihkan kipas dan sirip kondensor dari debu secara berkala sesuai manual.
  • Catat kode error yang muncul bersama waktu kejadian dan kondisi operasi.
  • Jaga ventilasi ruang mesin agar udara panas dapat keluar dengan baik.
  • Periksa indikator tekanan oil atau refrigeran bila tersedia pada unit.
  • Jangan melakukan reset berulang kali tanpa mengetahui penyebab kode.
  • Segera hubungi teknisi jika kode error sama muncul berulang kali.

Sebelum menghubungi servis

Siapkan Informasi untuk Dukungan

Saat kode error muncul, langkah pertama adalah mencatat kode tersebut beserta kondisi unit, seperti suhu air masuk dan keluar, tekanan yang terbaca, serta apakah unit baru menyala atau sedang beban penuh. Informasi ini sangat membantu teknisi saat mendiagnosis tanpa harus menebak kondisi awal.

Selanjutnya, cocokkan kode dengan tabel diagnostik pada manual teknis yang sesuai dengan nomor model chiller Anda. Nomor model dan nomor seri biasanya tertera pada nameplate unit, sering kali di sisi casing utama. Manual resmi akan menjelaskan arti kode, kemungkinan penyebab, dan prosedur reset yang aman.

Untuk pekerjaan yang melibatkan kompresor, refrigeran, kelistrikan tegangan tinggi, modul inverter, atau panel kontrol internal, hubungi teknisi HVAC komersial yang berwenang. Beberapa kode hanya dapat diatasi dengan peralatan khusus dan prosedur teknis, sehingga tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan reset sederhana.

Jawaban cepat

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pertanyaan dan jawaban ditampilkan lengkap agar mudah dipindai tanpa langkah tambahan.

Apa arti kode E1 pada chiller Daikin?

Kode E1 berarti sakel tekanan tinggi kompresor telah terpicu. Ini menandakan tekanan refrigeran di sisi discharge melebihi batas aman, yang bisa disebabkan oleh kondensor kotor, aliran air tidak lancar, atau udara panas yang terperangkap di ruang mesin.

Mengapa kode E0 atau E4 muncul pada chiller?

Kode E0 menunjukkan proteksi pembekuan air pendingin, sedangkan E4 menunjukkan proteksi pembekuan evaporator. Kedua kode ini biasanya muncul ketika suhu terlalu rendah, aliran air terhambat, atau pengaturan setpoint tidak sesuai, sehingga risiko pembentukan es meningkat.

Apa perbedaan kode seri E dan seri AL?

Kode seri E umumnya berkaitan dengan proteksi operasional dan kerusakan komponen utama seperti kompresor, pompa, kipas, dan komunikasi. Seri AL hampir selalu menunjukkan sensor suhu pada titik tertentu, seperti air masuk, air keluar, coil, suction, atau discharge.

Bisakah saya reset kode error chiller sendiri?

Anda boleh melakukan reset hanya jika prosedur tersebut tertulis pada manual model chiller Anda dan kondisi yang memicu kode sudah terselesaikan. Jika kode sama muncul kembali, hentikan reset berulang dan hubungi teknisi agar kerusakan tidak semakin parah.

Mengapa kode E8 muncul pada panel chiller?

Kode E8 menandakan gangguan komunikasi antar-controller. Penyebabnya bisa kabel komunikasi yang longgar, interferensi, atau modul kontrol yang bermasalah. Pemeriksaan wiring dan modul kontrol sebaiknya dilakukan oleh teknisi.

Apakah semua model chiller Daikin menggunakan kode error yang sama?

Tidak. Kode dalam index ini hanya berlaku pada model-model yang menggunakan skema kode tersebut. Model chiller lain, terutama dari seri atau generasi berbeda, bisa memiliki format atau arti kode yang berbeda. Selalu cocokkan dengan manual model spesifik Anda.

Kapan saya harus memanggil teknisi untuk chiller?

Panggil teknisi jika kode error berulang, unit tidak bisa di-reset, terdapat suara atau getaran tidak normal, atau kode menunjukkan masalah pada kompresor, refrigeran, kelistrikan tegangan tinggi, dan modul kontrol. Pemeriksaan internal chiller komersial memerlukan keahlian khusus.

Apa yang harus dicatat saat kode error muncul?

Catat kode error yang ditampilkan, waktu kejadian, suhu air masuk dan keluar, tekanan refrigeran atau air bila terbaca, serta kondisi unit saat itu. Data ini akan mempercepat proses diagnostik dan membantu teknisi menentukan penyebab yang sebenarnya.

Bantuan dari produsen

Kontak & Dukungan Resmi Daikin

Gunakan kanal resmi berikut untuk bantuan produk, konfirmasi layanan, dan pencarian pusat servis Daikin.

Terverifikasi

Call center

0800 1 081 081

WhatsApp

+62 811-9048-058

Jam operasional

Senin–Jumat 07.00–19.00 WIB; Sabtu–Minggu dan libur nasional 08.00–17.00 WIB

Catatan kanal: Daikin Indonesia memiliki lebih dari 500 titik service serta jaringan kantor cabang dan dealer. Lini chiller berada dalam cakupan bisnis PT Daikin Applied Solutions Indonesia sebagai bagian dari Daikin Group Indonesia.

Informasi diperiksa pada 2 Agustus 2026. Nomor dan jam layanan dapat berubah; konfirmasikan kembali di situs resmi.

Cari kode spesifik

Direktori Seluruh Kode Error

Masukkan kode pada filter atau pilih kartu untuk membuka panduan lengkap.

E0

Proteksi pembekuan air pendingin aktif.

Buka panduan
E1

Sakel tekanan tinggi kompresor terpicu.

Buka panduan
E2

Sakel tekanan rendah kompresor terpicu.

Buka panduan
E3

Overload motor kompresor terdeteksi.

Sedang disiapkan
E4

Proteksi pembekuan evaporator aktif.

Sedang disiapkan
E5

Saklar aliran air sirkulasi tidak terhubung.

Sedang disiapkan
E6

Overload pompa sirkulasi air pendingin terdeteksi.

Sedang disiapkan
E7

Overload motor kipas kondensor terdeteksi.

Sedang disiapkan
E8

Gangguan komunikasi antar-controller.

Sedang disiapkan
E9

Unit inverter kompresor bermasalah.

Sedang disiapkan
EA

Suhu discharge kompresor terlalu tinggi.

Sedang disiapkan
EB

Proteksi superheat rendah aktif.

Sedang disiapkan
EC

Sensor suhu air pendingin tidak normal.

Sedang disiapkan
EE

Kesalahan memori EEPROM controller.

Sedang disiapkan
EF

Proteksi suhu discharge tinggi aktif.

Sedang disiapkan
AL1

Sensor suhu masuk air pendingin tidak normal.

Sedang disiapkan
AL2

Sensor suhu keluar air pendingin tidak normal.

Sedang disiapkan
AL3

Sensor suhu udara luar tidak normal.

Sedang disiapkan
AL4

Sensor suhu coil tidak normal.

Sedang disiapkan
AL5

Sensor suhu suction tidak normal.

Sedang disiapkan
AL6

Sensor suhu discharge tidak normal.

Sedang disiapkan
AL7

Sensor suhu condensing tidak normal.

Sedang disiapkan
AL8

Sensor suhu oil tidak normal.

Sedang disiapkan
AL9

Sensor suhu evaporator tidak normal.

Sedang disiapkan